Permohonan Alat Bantu Disabilitas

03 Maret 2020 | Administrator | 395 Dilihat

PERMOHONAN ATAU PERMINTAAN ALAT BANTU DISABILITAS

 

  1. DASAR HUKUM 
  • Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 Tentang Kesejahteraan Sosial;
  • Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas;
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 43 Tahun 1998 Tentang Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas;
  • Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 25 Tahun 2012 Tentang Standar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Oleh Lembaga di Bidang Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas;
  • Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Sosial di Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

        2. KETERKAITAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) 

         Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengadaan Alat Bantu Disabilitas terkait dengan

         beberapa unsur elemen sebagai berikut: 

  1. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)
  2. Pekerja Sosial Masyarakat (PSM)
  3. Aparat Kampung/Kelurahan
  4. Bidan Desa
  5. Puskesmas
  6. Tokoh Masyarakat atau Pemuda

        3. PERSYARATAN 

         Persyaratan Pengajuan Alat Bantu Disabilitas meliputi ; 

  1. Surat Permohonan Ditujukan Kepada Bupati
  2. Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kepala Kampung atau Lurah
  3. Fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  4. Fotocopy KTP
  5. Foto Warna Calon Penerima Manfaat
  6. Fotocopy Kartu-kartu Bantuan, Seperti; BPJS,JKS-KIN,RASTRA,PKH dll

        4. SISTEM MEKANISME DAN PROSEDUR 

        TKSK/Aparat kampung/PSM/Calon Penerima Manfaat datang ke Dinas Sosial dengan                  membawa berkas/dokumen persyaratan dan diserahkan ke bagian pelayanan untuk                      kemudian diverifikasi (Lengkap atau Belum Lengkap), dengan menceklist form                                  persyaratan yang sudah disiapkan oleh bagian pelayanan.

        Setelah diverifikasi kelengkapan berkasnya kemudian diregistrasi oleh Bagian Umum                    untuk dimasukkan ke ruang Kepala Dinas Sosial untuk mendapatkan Disposisi dari                        Kepala Dinas, dan selanjutnya berkas tersebut masuk ke Bidang Rehabilitasi Sosial untuk          dieksekusi/ditindak lanjuti.

        Pada proses Penyerahan Bantuan, langsung diserahkan oleh Bidang Rehabilitasi Sosial                 kepada Calon Penerima Manfaat.

         5. JANGKA WAKTU PELAYANAN 

  • Proses surat masuk permohonan sampai dengan penetapan berkas dinyatakan Lolos dan memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan ± 30 Menit.
  • Jangka waktu penyerahan Bantuan ke calon penerima Manfaat ( TENTATIF ).  

 

PROSEDUR PERMOHONAN ALAT BANTU DISABILITAS

 

ALUR PENGADAAN ALAT BANTU DISABILITAS